Q

Diana asman
Bayi saya mengalami maslah ditenggorokannya.. kata dokter alergi susu formula... apakah boleh saya tetap memberikan susu formula vidorran my baby utk bayi saya..

A

dr. Nati
Dear Bunda Diana,

Disarankan pemberian ASI eksklusif setidaknya 6 bulan untuk mengurangi risiko alergi di kemudian hari dan Bunda dapat melanjutkan pemberian ASI hingga 12 bulan atau selama mungkin Bunda dan Si Kecil mau. Apabila Bunda tidak dapat memberikan ASI dan Si Kecil alergi atau memiliki intoleransi terhadap susu sapi, maka dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengganti dengan susu berbasis soya atau jenis susu hipoalergenik.

Berikut beberapa tips untuk memilih sufor yang tepat bagi Si Kecil:
- Pilihlah sufor berbasis susu sapi terlebih dahulu karena kandungan protein hewani dan nabati berbeda. Bunda dapat memperhatikan tanda-tanda apabila Si Kecil punya alergi terhadap susu sapi atau intoleransi lakstosa, seperti: ruam, bintik merah, gatal pada kulit, kembung, diare, muntah, lesu, rewel, hingga BAB berdarah. Namun, bila reaksi alergi susu sapi tampak, Bunda dapat mengganti susu dengan basis soya, dibawah pengawasan dokter.
- Pilihlah sufor berdasarkan usia. Kandungan protein dan komposisi nutrien di dalam sufor sudah disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan Si Kecil, maka penting untuk memberikan sufor sesuai dengan usianya.
- Pilihlah sufor yang rendah gula. Cek pada label kemasan kandungan karbohidrat, terutama gula dan sukrosa.
- Cek tanggal kadaluarsa produk sebelum membeli. Pastikan tanggal kedaluwarsa masih jauh dan produk masih tersegel dengan baik untuk memastikan kualitas susu terjaga.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda. Terima kasih.