Ada rasa haru sekaligus bangga ketika si
Kecil mulai belajar berpuasa. Meski belum penuh seharian, proses ini tetap
menjadi pengalaman yang berarti bagi tubuhnya. Perubahan jam makan dan tidur
bisa membuat stamina menurun jika tidak diimbangi dengan asupan yang tepat.
Karena itu, penting bagi Bunda untuk membantu menjaga daya tahan tubuh anak agar
tetap kuat, aktif, dan tidak mudah sakit selama Ramadan.
Secara ilmiah, sistem imun anak sangat
dipengaruhi oleh kecukupan nutrisi hariannya. Penelitian dalam Nutrients
Journal (2017) menyebutkan bahwa vitamin seperti vitamin C, vitamin A,
vitamin D, serta asam lemak omega-3 berperan penting dalam mendukung fungsi
sistem imun. Sementara itu, studi dalam Journal of Clinical Medicine
(2020) menegaskan bahwa kecukupan mikronutrien membantu tubuh melawan infeksi
dan menjaga respons imun tetap optimal. Artinya, saat pola makan berubah karena
puasa, kualitas nutrisi justru harus semakin diperhatikan.
Lalu, apa saja yang bisa Bunda lakukan?
1. Sajikan Sahur Bernutrisi Seimbang
Sahur adalah bekal energi si Kecil
sepanjang hari. Pastikan menu mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi
merah, kentang, atau roti gandum agar energi lebih tahan lama. Lengkapi dengan
protein dari telur, ayam, ikan, atau tahu-tempe yang membantu pembentukan
antibodi.
Tambahkan sayur dan buah agar kebutuhan vitamin serta mineral terpenuhi. Hindari makanan terlalu manis saat sahur karena bisa membuat gula darah naik cepat lalu turun drastis, sehingga anak jadi mudah lemas.
2. Pastikan Anak Cukup Cairan
Dehidrasi ringan saja bisa membuat anak cepat lelah dan kurang fokus. Terapkan pola minum bertahap sejak berbuka hingga sebelum tidur. Bunda bisa membiasakan pola 2–4 gelas setelah berbuka dan 2 gelas lagi ketika sahur. Buah tinggi air seperti semangka, melon, dan jeruk juga bisa membantu menjaga hidrasi sekaligus memberi tambahan vitamin.
3. Jaga Kualitas Tidur dan Aktivitas
Saat Ramadan, jam tidur anak sering berubah
karena harus bangun sahur. Padahal, kurang tidur dapat memengaruhi daya tahan
tubuh. Studi dalam Sleep Journal menunjukkan bahwa tidur cukup berperan
penting dalam produksi sitokin, yaitu protein yang mendukung respons imun
tubuh.
Usahakan si Kecil tetap mendapatkan waktu tidur yang cukup, bisa dengan tidur lebih awal atau menambah waktu tidur siang singkat. Untuk aktivitas, biarkan anak tetap bergerak ringan agar tubuh tetap bugar, namun hindari aktivitas berat di siang hari agar energinya tidak terkuras.
4. Lengkapi dengan Multivitamin untuk Dukung Imun dan Tumbuh Kembang
Selain dari makanan utama, Bunda juga bisa
membantu melengkapi kebutuhan vitamin anak melalui pemberian multivitamin yang
tepat agar data tahan tubuhnya selama puasa tetap terjaga.
vidoran Smart Vitamins, multivitamin anak yang lengkap untuk memelihara
daya tahan tubuh anak dan mengoptimalkan kecerdasannya. vidoran Smart vitamin
mengandung Buffered Vitamin C, yang tidak asam bagi lambung anak dan berperan
penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Ada juga Cod Liver Oil untuk
meningkatkan daya tahan tubuh, dan mengoptimalkan kecerdasan si kecil.
Selain itu, vidoran Smart Vitamins juga
mengandung Omega 3 (DHA dan EPA), yang berperan dalam mendukung fungsi otak dan
konsentrasi, serta vitamin B kompleks membantu metabolisme karbohidrat,
protein, dan lemak sehingga energi anak tetap stabil selama berpuasa.
Tersedia dalam dua varian rasa yang disukai
anak, yaitu vidoran Smart Vitamins
Orange dan vidoran Smart Vitamins
Strawberry, sehingga lebih mudah dikonsumsi setiap hari.
Minum vidoran Smart vitamins satu kali sehari saat sahur untudukung si kecil belajar puasa penuh kebaikan.
Artikel Lainnya: 5 Cara Menjaga Kesehatan Janin Saat Ibu Berpuasa
Daftar Pustaka
- Gombart, A.F., Pierre, A., & Maggini, S. (2020). A
Review of Micronutrients and the Immune System—Working in Harmony to
Reduce the Risk of Infection. Journal of Clinical Medicine, 9(1), 236.
- Calder, P.C., Carr, A.C., Gombart, A.F., & Eggersdorfer, M.
(2017). Optimal Nutritional Status for a Well-Functioning Immune System
is an Important Factor to Protect against Viral Infections. Nutrients,
9(11), 1181.
- Besedovsky, L., Lange, T., & Haack, M. (2019). The
Sleep-Immune Crosstalk in Health and Disease. Physiological Reviews,
99(3), 1325–1380.