Sebagian orang tua mungkin merasa khawatir
ketika anak menolak makan buah. Padahal, buah merupakan sumber vitamin,
mineral, dan serat yang penting untuk daya tahan tubuh dan pencernaan. WHO
menyebutkan bahwa konsumsi buah sejak usia dini membantu membentuk pola makan
sehat jangka panjang. Jadi, meski tantangan muncul, ada banyak cara kreatif
agar si Kecil tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Berikut cara yang bisa
Mom coba untuk membuat si Kecil lebih tertarik mengonsumsi buah-buahan.
Libatkan Anak Saat Memilih dan Mengolah
Buah
Penelitian dalam Journal of Nutrition
Education and Behavior yang terbit di tahun 2021 menunjukkan bahwa keterlibatan
anak dalam proses memilih dan menyiapkan makanan meningkatkan kesediaan mereka
untuk mencobanya. Dengan mengajak anak memilih warna, bentuk, atau aroma buah,
mereka merasa memiliki peran dan lebih antusias mencicipinya. Aktivitas
sederhana seperti mencuci atau menata buah juga meningkatkan rasa percaya diri
dan keterikatan positif terhadap makanan sehat.
Alternatif Penyajian Buah agar Lebih
Menarik
Banyak anak menolak buah bukan karena
rasanya, tetapi karena teksturnya. Studi dalam Appetite Journal tahun
2019 menemukan bahwa variasi visual dan bentuk dapat meningkatkan minat anak
pada buah dan sayur. Buah yang dipotong kecil, dibentuk lucu, atau dipadukan
dengan elemen warna kontras dapat merangsang ketertarikan sensorik. Bahkan
penyajian yang estetik dapat meningkatkan penerimaan hingga dua kali lipat pada
anak usia prasekolah.
Campur Buah dalam Makanan Favorit Anak
Pendekatan bertahap dianggap efektif karena
tidak menimbulkan tekanan saat makan. American Academy of Pediatrics
menyarankan strategi food bridging, yaitu memperkenalkan bahan baru
melalui makanan yang sudah disukai anak. Dengan mencampurkan buah ke dalam
oatmeal, pancake, atau roti, anak dapat beradaptasi perlahan dengan rasa dan
aroma tanpa pengalaman negatif.
Gunakan Buah sebagai Camilan Menarik
Menurut penelitian dalam Nutrients
Journal tahun 2020, penyajian buah dalam bentuk smoothie atau dessert sehat
dapat meningkatkan asupan vitamin dan serat pada anak yang memiliki preferensi
tekstur tertentu. Camilan berbahan buah juga mendukung hidrasi dan memberikan
alternatif yang lebih baik daripada camilan tinggi gula tambahan. Dengan
variasi yang menyenangkan, buah terasa seperti “hadiah”, bukan kewajiban.
Tambahan Vitamin & Mineral dari
Suplemen
Meskipun upaya sudah maksimal, ada kalanya
asupan harian anak belum mencukupi sehingga membutuhkan dengan multivitamin
untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin selama masa pertumbuhan. Ikatan
Dokter Anak Indonesia juga menyebutkan bahwa suplemen dapat diberikan sebagai pelengkap,
terutama pada anak dengan pola makan selektif. Orangtua dapat mempertimbangkan vidoran
Smart Frugie, suplemen dengan rasa buah alami yang membantu memenuhi
kebutuhan vitamin dan mineral harian. Kandungan Curcuma dan Lysine pada vidoran
Smart Frugie juga membantu memperbaiki nafsu makan di masa pertumbuhan.
Membantu anak menyukai buah membutuhkan
proses bertahap, kreativitas, dan pendekatan positif. Dengan penyajian yang
menyenangkan serta dukungan nutrisi yang dilengkapi vidoran Smart Frugie ,
kebutuhan vitamin dan mineral si Kecil tetap dapat terpenuhi agar mereka tumbuh
sehat, aktif, dan ceria setiap hari.