Angka Kecukupan Kalori Sesuai Usia

Agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai tahapan usianya, anak membutuhkan asupan kalori yang cukup. Mengonsumsi terlalu banyak kalori atau mengalami malnutrisi bisa menurunkan tingkat pertumbuhan pada anak, bahkan bisa memicu problem stunting (anak bertubuh pendek) secara permanen. Menurut situs MedlinePlus, malnutrisi pada anak dapat menyebabkan anak mudah pingsan, mengalami kerontokan rambut, kelelahan, pusing, dan penurunan berat badan.

Oleh karena itu, Anda perlu memerhatikan angka kecukupan kalori sesuai tahapan usia, jenis kelamin, dan aktivitas anak, seperti dipaparkan Erin Coleman, pakar diet bersertifikasi, berikut ini:
 
Usia 2 – 3 tahun
Seiring bertambahnya usia, anak laki-laki membutuhkan kalori lebih banyak daripada anak perempuan. Meskipun begitu, pada usia 2-3 tahun, kebutuhan kalori antara anak laki-laki dan perempuan tidak jauh berbeda. Menurut Dietary Guidelines for Americans 2010, anak yang aktif bergerak membutuhkan sekitar 1.000-1.400 kalori per hari untuk tumbuh dan berkembang secara normal.

Usia  4 – 8 tahun
Anak laki-laki yang aktif membutuhkan kalori sedikit lebih banyak daripada anak perempuan dengan rentang usia yang sama. Mereka membutuhkan sekitar  1.200-1.400 kalori dalam sehari, jika mereka tergolong tidak begitu aktif, dan 1.400-1.600 kalori jika cukup aktif. Sedangkan anak laki-laki yang sangat aktif butuh sekitar 1.600-2.000 kalori, dan anak perempuan secara umum membutuhkan sekitar 1.400-1.800 kalori sehari.

Usia 9 – 13 tahun
Anak di rentang usia ini membutuhkan 1.400-2.600 kalori, tergantung jenis kelamin dan tingkat aktivitasnya.  Contohnya, anak perempuan usia 9-13 tahun membutuhkan 1.400-1.600 kalori per hari jika mereka tergolong tak punya banyak aktivitas. Kemudian, 1.600-2.000 kalori jika mereka tergolong cukup aktif, dan 1.800-2.200 kalori jika mereka sangat aktif. Untuk anak laki-laki, kebutuhannya 1.600-2.000 kalori per hari jika mereka tidak begitu aktif, 1.800-2.000 kalori jika tergolong cukup aktif, dan 2.000-2.600 kalori bila sangat aktif.  

Setiap anak memiliki karakteristik yang unik, seperti tinggi dan berat badan yang bervariasi, sehingga hal itu memengaruhi kebutuhan kalori hariannya. Karena itu, panduan dari Dietary Guidelines for Americans 2010 di atas tidak selalu berlaku untuk semua anak. Sebagai contoh, anak-anak yang menjadi atlet bisa saja membutuhkan kalori lebih tinggi daripada anak-anak yang aktif.

Berat badan anak bisa dijadikan perkiraan mengenai kebutuhan kalori hariannya. Menurut Hasbro Children’s Hospital, anak-anak usia 1-7 tahun biasanya membutuhkan 15-18 kalori per kilogram berat badannya. Anak-anak umur 7-12 tahun membutuhkan sekitar 12-15 kalori per kilogram berat badan, dan anak-anak usia 12-18 tahun membutuhkan 5-12 kalori untuk setiap kilogram berat badannya. Namun, hal ini tidak berlaku untuk anak-anak yang mengalami overweight dan obesitas.

FOTO: KALORI.JPG – HUFFINGTON POST.CO.UK