28
Sep

Hati-hati, Jika Anak Tidak Suka Buah Bisa Kehilangan 5 Manfaat Penting!

bagikan
Hati-hati, Jika Anak Tidak Suka Buah Bisa Kehilangan 5 Manfaat Penting!

Bunda, si kecil suka menolak makan buah atau sayur? Hal ini sebenarnya umum tidak hanya pada anak, tapi juga orang dewasa. Namun, bukan berarti kebiasaan tidak makan buah dan sayur boleh dibiarkan begitu saja ya Bunda, karena preferensi makanan pada anak memang masih berkembang, sehingga dibutuhkan proses dan pengenalan berulang agar Si Kecil terbiasa dengan berbagai rasa dan tekstur.

Buah merupakan salah satu sumber serat, vitamin, mineral, serta berbagai senyawa bioaktif yang penting untuk mendukung kesehatan anak. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa anak dengan pola makan yang lebih sehat dan konsumsi buah serta sayur yang lebih baik cenderung menunjukkan tingkat inflamasi (peradangan) yang rendah, stabil, dan sehat.

Lantas, apa saja manfaat yang bisa terlewat jika anak jarang mengonsumsi buah?


1. Mendukung Daya Tahan Tubuh

Buah seperti jeruk, jambu biji, kiwi, stroberi, dan pepaya mengandung berbagai vitamin serta senyawa antioksidan. Vitamin C, misalnya, berperan dalam mendukung fungsi normal sistem imun.

Karena itu, membiasakan anak mengonsumsi buah dalam menu sehari-hari dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang untuk membantu mendukung daya tahan tubuhnya.


2. Membantu Melancarkan Pencernaan

Salah satu keunggulan buah adalah kandungan seratnya. Serat membantu mendukung fungsi saluran pencernaan dan dapat membantu menjaga keteraturan buang air besar.

Asupan serat yang cukup juga sebaiknya dibarengi dengan konsumsi air yang memadai. Jadi, kalau anak sering susah BAB, jangan hanya fokus pada satu jenis makanan, tetapi perhatikan juga keseluruhan pola makan dan cairannya.

3. Menunjang Tumbuh Kembang Anak

Masa kanak-kanak merupakan periode penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Agar proses tersebut berjalan optimal, anak membutuhkan beragam zat gizi dari berbagai kelompok makanan.

Buah dan sayur dapat melengkapi asupan vitamin, mineral, serat, dan komponen pangan lainnya. Sebaliknya, anak yang picky eater dapat memiliki konsumsi buah dan sayur yang lebih rendah dibandingkan anak yang tidak picky eater.


Baca juga: Hadapi Si Picky Eater Perlukah Vitamin Agar Anak Gemuk dan Sehat?


4. Menjaga Kesehatan Kulit dan Mata

Warna-warni buah bukan sekadar membuat tampilan makanan lebih menarik. Buah dengan warna berbeda dapat menyediakan beragam zat gizi dan senyawa bioaktif.

Misalnya, buah berwarna oranye dan kuning mengandung karotenoid tertentu yang berkaitan dengan kesehatan mata, sementara vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen yang penting bagi kesehatan kulit.


5. Mendukung Energi dan Aktivitas Si Kecil

Anak membutuhkan energi untuk belajar, bermain, bergerak, dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Buah dapat menjadi bagian dari pilihan camilan yang lebih bernutrisi karena menyediakan karbohidrat alami, air, vitamin, mineral, serta serat.

Jadi, jangan langsung menyerah ketika Si Kecil menolak buah. Bunda bisa mencoba menyajikannya dalam bentuk berbeda, seperti potongan kecil, salad buah, smoothie tanpa tambahan gula berlebihan, atau mencampurkannya dengan makanan yang sudah disukai anak.


Artikel Lainnya: Optimalkan Potensi Si Kecil Jadi Generasi Emas Anak Indonesia


Apa yang bisa Bunda lakukan kalau Si Kecil Masih Sulit Makan Buah dan Sayur?

Membiasakan anak mengonsumsi buah dan sayur memang membutuhkan kesabaran dan kreativitas. Bunda tidak perlu memaksa si kecil, tapi terus kenalkan secara bertahap dengan variasi rasa, warna, bentuk, dan tekstur. Penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dan dorongan positif dari orang tua dapat meningkatkan konsumsi buah dan sayur pada anak.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan serat dan multivitamin si kecil, Bunda juga dapat memberikan vidoran Smart Frugi yang mengandung ekstark buah dan sayur. Selain itu, vidoran Smart Frugie mengandung Curcuma dan Lysine yang dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak.

Sebagai multivitamin anak dari vidoran, merek yang dipercaya sejak 1977, vidoran Smart Frugie bisa menjadi bekal Ibu dalam melengkapi kebutuhan multivitaminSi Kecil. Dengan begitu,asupan nutrisi dan mulitvitamin yang lengkap dari vidoran, Bunda dapat mendukung tumbuh kembang optimal si kecil menjadi Anak Generasi Emas.

vidoran Smart Frugie, Bekal Ibu untuk Anak Generasi Emas.


Daftar Pustaka

  1. Ruiz, E. et al. (2021). Associations of Dietary Intake on Biological Markers of Inflammation in Children and Adolescents: A Systematic Review. Nutrients, 13(2), 423.
  2. Jani, R. et al. (2024). Association Between Picky Eating, Weight Status, Vegetable, and Fruit Intake in Children and Adolescents: Systematic Review and Meta-Analysis. Child Obesity, 20(8), 553–571.
  3. Costa Lopes, E. et al. (2026). Parental autonomy-supportive food practices and fruit and vegetable consumption in children: A systematic review and meta-analysis. Appetite, 219, 108389.