28
Jun

Jangan Asal Kasih Susu! Ini Anjuran Minum Susu Anak Sesuai Usia

bagikan
Jangan Asal Kasih Susu! Ini Anjuran Minum Susu Anak Sesuai Usia

Masa pertumbuhan anak merupakan periode penting yang membutuhkan asupan nutrisi optimal setiap hari. Selain makanan bergizi seimbang, susu sering menjadi salah satu sumber nutrisi pendukung yang diberikan orang tua untuk membantu memenuhi kebutuhan  nutrisi si Kecil. Namun, pemberian susu tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Jenis susu, jumlah konsumsi, hingga kesesuaiannya dengan usia anak perlu diperhatikan agar manfaatnya dapat diperoleh secara maksimal.

Lalu, seberapa penting sebenarnya susu bagi anak dan bagaimana anjuran konsumsinya berdasarkan usia? Simak penjelasannya berikut ini, Bunda.


Seberapa Penting Anak Minum Susu?

Susu merupakan salah satu sumber nutrisi yang mengandung berbagai zat gizi penting, seperti protein, kalsium, vitamin D, vitamin A, dan sejumlah mineral yang dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang anak. Meski bukan satu-satunya sumber nutrisi, susu dapat menjadi pelengkap pola makan sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian si Kecil.

Beberapa penelitian juga menunjukkan manfaat susu terhadap pertumbuhan anak. Sebuah ulasan yang dipublikasikan dalam Advances in Nutrition menyebutkan bahwa konsumsi susu dan produk olahannya berkontribusi terhadap pertumbuhan tulang serta mendukung asupan nutrisi penting pada anak-anak.

Namun, penting untuk diingat bahwa susu tidak dapat menggantikan makanan utama. Anak tetap membutuhkan variasi makanan bergizi dari berbagai kelompok pangan agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi secara seimbang.


Manfaat Susu bagi Tumbuh Kembang Anak

Jika diberikan sesuai kebutuhan usia dan dikombinasikan dengan pola makan sehat, susu dapat memberikan berbagai manfaat bagi tumbuh kembang anak, di antaranya:

1. Mendukung Pertumbuhan Tulang dan Gigi

Kandungan kalsium, fosfor, dan vitamin D dalam susu berperan penting dalam pembentukan serta pemeliharaan tulang dan gigi yang kuat.

2. Membantu Perkembangan Otak

Beberapa susu pertumbuhan diperkaya DHA, Omega 3, dan Omega 6 yang berperan dalam mendukung perkembangan fungsi otak anak.

3. Menunjang Pertumbuhan Massa Otot

Protein berkualitas tinggi dalam susu dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan, termasuk otot yang berkembang selama masa pertumbuhan.

4. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh

Vitamin A, C, D, E, serta mineral seperti zinc berperan dalam mendukung fungsi sistem imun anak.

Menariknya, penelitian dalam Nutrients tahun 2021 juga menyebutkan bahwa kecukupan vitamin D berperan penting dalam mendukung kesehatan tulang sekaligus fungsi kekebalan tubuh pada anak.


Anjuran Konsumsi Susu Berdasarkan Usia

Kebutuhan susu anak berbeda sesuai dengan tahapan usianya, seiring perubahan kebutuhan nutrisi dan perkembangan tubuh di setiap fase tumbuh kembang.

Secara umum, kebutuhan ini dapat dibagi berdasarkan tahapan usia berikut:

Usia 1–3 Tahun

Anak mulai membutuhkan variasi nutrisi yang lebih banyak. Pada usia ini, susu pertumbuhan dapat menjadi pelengkap asupan harian untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi.

Usia 3–5 Tahun

Anak semakin aktif dan kebutuhan energinya meningkat. Susu dapat membantu melengkapi kebutuhan protein, vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya untuk mendukung aktivitas serta tumbuh kembang optimal.


Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pemberian Susu

Agar manfaat susu dapat diperoleh secara optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Bunda:

  • Pilih susu yang sesuai dengan usia anak.
  • Perhatikan kandungan nutrisi yang terdapat dalam susu.
  • Hindari pemberian susu secara berlebihan karena dapat membuat anak cepat kenyang dan mengurangi nafsu makan.
  • Tetap utamakan pola makan bergizi seimbang sebagai sumber nutrisi utama.
  • Perhatikan kandungan gula pada susu yang dikonsumsi anak.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil sesuai tahap tumbuh kembangnya, Bunda dapat memilih susu vidoran Xmart dengan formula STAR Boost yang diformulasikan sesuai tahapan usia anak. Formula STAR Boost diperkaya Cod Liver Oil, yang memiliki kandungan DHA lebih tinggi dibanding minyak ikan biasa, sehingga penting untuk mendukung perkembangan otak anak. Selain itu, Cod Liver Oil juga kaya vitamin A dan D yang berperan dalam menjaga kesehatan mata serta mendukung pertumbuhan tulang dan gigi.

Tidak hanya itu, susu vidoran Xmart juga tinggi vitamin C, D3, E, dan zinc untuk membantu menjaga daya tahan tubuh, tinggi DHA serta Omega 3 & 6 untuk mendukung perkembangan otak, serta mengandung protein dan kalsium yang membantu mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Kandungan serat pangan inulin di dalamnya juga berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan anak.

vidoran Xmart hadir sesuai kebutuhan usia anak, yaitu vidoran Xmart 1+ untuk usia 1–3 tahun dan vidoran Xmart 3+ untuk usia 3–5 tahun. Dengan pilihan yang lebih sehat karena gula lebih rendah serta rasa lezat seperti madu dan vanilla, vidoran Xmart dapat menjadi bekal nutrisi harian si Kecil. vidoran, Bekal Ibu untuk Anak Generasi Emas.


Artikel LainnyaBukan Cuma Berat Badan! Ini 7 Ciri Anak Sehat dan Aktif


FAQ

1. Apakah anak wajib minum susu setiap hari?

Tidak wajib, tetapi susu dapat menjadi sumber nutrisi pelengkap yang membantu memenuhi kebutuhan gizi harian anak, terutama jika pola makannya belum optimal.

2. Berapa kali anak usia 1–5 tahun sebaiknya minum susu?

Secara umum, susu dapat diberikan 1–2 kali sehari sesuai kebutuhan nutrisi anak dan anjuran tenaga kesehatan, sambil tetap mengutamakan makanan bergizi seimbang.

3. Apakah susu bisa menggantikan makan?

Tidak. Susu berfungsi sebagai pelengkap nutrisi dan tidak dapat menggantikan makanan utama yang menyediakan beragam zat gizi penting bagi pertumbuhan anak.


Daftar Pustaka

  1. Dror DK, Allen LH. Dairy Product Intake in Children and Adolescents in Developed Countries: Trends, Nutritional Contribution, and a Review of Association with Health Outcomes. Advances in Nutrition. 2014;5(6):684–696.
  2. Pilz S, Zittermann A, Trummer C, et al. Vitamin D Testing and Treatment: A Narrative Review of Current Evidence. Nutrients. 2021;13(11):1–25.
  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Gizi Seimbang.
  4. World Health Organization (WHO). Infant and Young Child Feeding Guidelines.