29
Jun

Ketahui Tanda-Tanda Nutrisi Ibu Hamil Sudah Terpenuhi

bagikan
Ketahui Tanda-Tanda Nutrisi Ibu Hamil Sudah Terpenuhi

Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi ibu hamil meningkat dibanding kondisi sebelum hamil untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Karena itu, banyak Bunda yang berfokus pada pemenuhan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi, suplemen, maupun susu khusus ibu hamil.

Namun, bagaimana cara mengetahui apakah nutrisi yang dikonsumsi sudah mencukupi kebutuhan selama kehamilan? Ternyata, tubuh dapat memberikan berbagai tanda yang menunjukkan bahwa kebutuhan nutrisi ibu dan janin terpenuhi dengan baik. Berikut beberapa indikator yang dapat membantu Bunda mengenalinya.


1. Kenaikan Berat Badan Sesuai Anjuran

Salah satu tanda bahwa kebutuhan nutrisi selama kehamilan terpenuhi adalah kenaikan berat badan yang berlangsung secara bertahap sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.

Kenaikan berat badan selama kehamilan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti berat badan sebelum hamil, usia kehamilan, pertumbuhan janin, cairan ketuban, serta peningkatan volume darah. Jika kenaikan berat badan berlangsung sesuai target, hal ini dapat menjadi salah satu indikasi bahwa asupan energi dan nutrisi harian sudah cukup mendukung kehamilan.
Dikutip dari alodokter, Berikut ini adalah total kenaikan berat badan selama kehamilan, yang masih dianggap normal atau aman, sesuai dengan IMT sejak sebelum hamil:

  • Ibu hamil yang memiliki IMT di bawah 18,5 (underweight) sebelum kehamilan, disarankan menaikkan berat badan sampai 13?18 kg
  • Ibu hamil yang memiliki IMT 18,5?24,9 (berat badan normal) sebelum kehamilan, disarankan menaikkan berat badan sebanyak 11?16 kg
  • Ibu hamil yang memiliki IMT 25?29,9 (overweight) sebelum kehamilan, disarankan menjaga kenaikan berat badan pada kisaran 7­?11 kg
  • Ibu hamil yang memiliki IMT ?30 (obesitas) sebelum kehamilan, disarankan menjaga kenaikan berat badan pada kisaran 5?9 kg


2. Energi Harian Cukup dan Tidak Mudah Lelah Berlebihan

Merasa lelah sesekali selama kehamilan merupakan hal yang normal, terutama pada trimester pertama dan menjelang persalinan. Namun, jika Bunda tetap memiliki energi yang cukup untuk menjalani aktivitas sehari-hari dan tidak mengalami kelelahan berlebihan secara terus-menerus, hal tersebut dapat menjadi pertanda bahwa kebutuhan energi dan nutrisi ] terpenuhi dengan baik.

Asupan karbohidrat, protein, zat besi, vitamin, dan mineral yang cukup berperan penting dalam membantu tubuh menghasilkan energi selama masa kehamilan.


3. Hasil Pemeriksaan Kehamilan Normal

Pemeriksaan rutin selama kehamilan membantu memantau kondisi kesehatan ibu dan janin. Hasil pemeriksaan seperti kadar hemoglobin (Hb), tekanan darah, kadar gula darah, dan parameter kesehatan lainnya dapat menjadi indikator penting kecukupan nutrisi.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam The Lancet Maternal Health Series, status gizi ibu selama kehamilan berhubungan erat dengan kesehatan ibu serta hasil kehamilan yang optimal bagi janin.

4. Perkembangan Janin Sesuai Usia Kehamilan

Janin yang tumbuh sesuai usia kehamilan umumnya menunjukkan bahwa kebutuhan nutrisi untuk mendukung proses pertumbuhan telah terpenuhi dengan baik.

Melalui pemeriksaan rutin dan USG, dokter dapat memantau berbagai indikator perkembangan janin, seperti ukuran tubuh, berat badan, serta perkembangan organ-organ penting selama kehamilan.


5. Nafsu Makan Baik dan Tidak Mengalami Kekurangan Nutrisi Tertentu

Meskipun nafsu makan dapat berubah selama kehamilan, terutama akibat mual pada trimester pertama, Bunda yang kebutuhan gizinya terpenuhi umumnya tetap mampu mengonsumsi makanan secara cukup dan beragam.

Selain itu, tidak adanya tanda-tanda kekurangan nutrisi tertentu, seperti anemia akibat kekurangan zat besi, dapat menjadi indikator bahwa asupan harian sudah cukup mendukung kebutuhan tubuh.


6. Kulit, Rambut, dan Kuku Terlihat Sehat

Kondisi kulit, rambut, dan kuku sering kali mencerminkan status nutrisi seseorang. Asupan protein, vitamin, mineral, serta cairan yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan jaringan tubuh, termasuk kulit dan rambut.

Meski perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi kondisi kulit, rambut, dan kuku, secara umum kondisi yang sehat dan tidak mudah rapuh dapat menjadi salah satu tanda kecukupan nutrisi.


Lengkapi Kebutuhan Nutrisi Kehamilan dengan Dukungan yang Tepat

Selain menerapkan pola makan bergizi seimbang, Bunda juga dapat melengkapi kebutuhan nutrisi harian dengan susu khusus ibu hamil seperti vidoran Ibunda.

Susu vidoran Ibunda mengandung formula STAR Boost yang diperkaya Cod Liver Oil, sumber alami Omega 3 & 6 (DHA & EPA) yang penting untuk mendukung perkembangan otak dan retina janin. Kandungan ini berperan dalam mendukung proses tumbuh kembang janin sejak dalam kandungan.

Selain itu, vidoran Ibunda juga mengandung vitamin A dan D, serta vitamin C, D3, E, dan zinc yang membantu menjaga daya tahan tubuh ibu selama kehamilan. Terdapat pula kalsium, zat besi, dan protein yang penting untuk mendukung pembentukan tulang, jaringan tubuh, serta membantu menjaga kesehatan ibu dan janin.

Tidak kalah penting, kandungan asam folat dan inulin di dalamnya berperan dalam mendukung pertumbuhan janin sekaligus membantu menjaga kesehatan pencernaan ibu selama masa kehamilan. Dengan dukungan nutrisi yang tepat, Bunda dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih nyaman sekaligus membantu mendukung tumbuh kembang optimal si Kecil sejak dalam kandungan.


Artikel Lainnya: Jangan Asal Kasih Susu! Ini Anjuran Minum Susu Anak Sesuai Usia


FAQ

1. Apakah kenaikan berat badan yang sedikit berarti nutrisi ibu hamil kurang?

Belum tentu. Kenaikan berat badan perlu dinilai berdasarkan berat badan sebelum hamil, usia kehamilan, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah pertambahan berat badan sudah sesuai.

2. Mengapa ibu hamil perlu memeriksakan kadar hemoglobin (Hb)?

Pemeriksaan Hb membantu mendeteksi anemia yang cukup sering terjadi selama kehamilan. Anemia dapat memengaruhi kesehatan ibu maupun perkembangan janin jika tidak ditangani dengan baik.

3. Apakah susu ibu hamil dapat menggantikan makanan utama?

Tidak. Susu ibu hamil berfungsi sebagai pelengkap nutrisi dan tidak dapat menggantikan pola makan bergizi seimbang yang tetap menjadi sumber utama zat gizi selama kehamilan.


Daftar Pustaka

  1. Black RE, Victora CG, Walker SP, et al. Maternal and Child Undernutrition and Overweight in Low-Income and Middle-Income Countries. The Lancet. 2013;382(9890):427–451.
  2. Keats EC, Haider BA, Tam E, Bhutta ZA. Multiple-Micronutrient Supplementation for Women During Pregnancy. Nutrients. 2019;11(4):1–20.
  3. World Health Organization (WHO). Healthy Diet During Pregnancy.
  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

ARTIKEL TERKAIT