Bunda, Ini Dia Manfaat Madu untuk Kesehatan Tubuh Balita yang Wajib Disimak

Madu adalah cairan yang diproduksi oleh lebah dari nektar tanaman. Rasa manis madu berasal dari kandungannya yang berupa 70-80% gula. Madu juga memiliki sifat antiseptik dan antibakteri. Karena itulah, selain digunakan sebagai pemanis, biasanya madu yang bagus dapat digunakan sebagai obat.   

Apa kriteria madu yang bagus? Secara sederhana madu yang bagus adalah madu yang tidak ditambah dengan zat-zat tambahan. Dalam penjabaran soal madu, Medical News Today membagi madu dalam dua jenis, yakni madu asli dan madu biasa. Madu asli datang langsung dari sarang madu tanpa pasteurisasi, namun tetap aman dikonsumsi.  Sementara madu biasa adalah yang banyak dijual di pasaran. Madu biasa sudah menjalani proses pasteurisasi. Banyak dari jenis madu yang diproses ini mengandung gula tambahan.

Beberapa penelitian membuktikan madu memiliki beberapa manfaat kesehatan. Namun madu tidak disarankan untuk bayi di bawah 1 tahun karena bisa mengandung bakteri Clostridium yang bisa menyebabkan kelemahan otot.

Setelah si Kecil satu tahun, Bunda dapat menggunakan madu untuk pengganti gula dalam makanan/minumannya dan juga untuk pengobatan. Berikut beberapa contoh luka atau penyakit yang dapat dibantu penyembuhannya dengan madu:

  1. Batuk

Madu bisa sama efektifnya dengan obat batuk. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan madu sebagai obat batuk alami, begitu juga American Academy of Pediatrics. Namun mereka tidak menyarankan madu untuk anak di bawah satu tahun. Madu dipercaya dapat mengurangi batuk pada malam hari dan meningkatkan kualitas tidur pada anak-anak yang sedang menderita infeksi saluran pernapasan atas.

  1. Iritasi kulit

Sebuah studi tahun 2014 menunjukkan madu mengandung senyawa flavonoid dan polifenol yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Berkat kandungan ini, madu telah terbukti membantu mengurangi kemerahan dan iritasi pada kulit.

  1. Penyembuhan luka

Mengoleskan madu pada luka (atau ke pembalutnya) dapat membantu menyembuhkannya. Madu terbukti mengurangi infeksi, mengurangi rasa sakit, dan mempercepat penyembuhan luka.

  1. Diare

Madu telah terbukti mengurangi keparahan dan durasi diare. Penelitian yang berlangsung di Lagos, Nigeria menunjukkan kemampuan madu memblokir serangan bakteri patogen yang umumnya menyebabkan diare.

  1. Dehidrasi

Beberapa penelitian menunjukkan menambahkan madu ke minuman si Kecil bisa meningkatkan asupan kalium untuk membantu mengatasi dehidrasi sekaligus membantu mengurangi muntah atau diare yang tengah dialami anak.

Nah, selamat memanfaatkan madu untuk si Kecil. Oh ya, bagi si Kecil yang begitu suka menambahkan madu ke dalam minumannya, termasuk susu, Bunda dapat memberinya susu vidoran Xmart 3+ Rasa Madu.

Susu vidoran Xmart 3+ adalah susu pertumbuhan pertama yang diperkaya dengan Cod Liver Oil (minyak hati ikan kod) yang baik untuk perkembangan otak anak. Selain itu juga dilengkapi dengan NUTRIPLEX yang terdiri dari omega 3&6, Inulin, tinggi protein, sumber 12 vitamin dan 8 mineral, untuk dukung tumbuh kembang dan daya tahan si Kecil. 

Sumber:

Kids Health
Web MD
Healthline
Medical News Today