Sederet Perkembangan Anak Harus Terpenuhi hingga Usia 5 Tahun ke Atas

Selama periode tumbuh kembangnya, seorang anak harus belajar hal-hal tertentu di setiap tahapan usianya. Ada “milestone” atau tonggak pencapaian yang harus dicapai oleh anak untuk mengetahui apakah tumbuh kembang anak optimal atau tidak. 


Centers for Disease and Control Prevention (CDC) dan UNICEF menjelaskan bahwa perkembangan anak bisa dilihat dari segi sosial & emosional, komunikasi & bahasa, kognitif (mencakup belajar, berpikir, dan penyelesaian masalah), serta pergerakan atau perkembangan fisik. 

Setiap tahun, akan ada perkembangan yang dialami anak dalam keempat kategori tersebut, tentunya melalui bimbingan, stimulasi yang diberikan orang tua, dan juga asupan gizi. Apabila stimulasi dan asupan gizi dapat diberikan dengan baik, maka tumbuh kembang serta kecerdasan anak akan optimal. Nah, apa saja tonggak pencapaian anak yang harus terpenuhi itu? Ini dia daftarnya seperti yang direkomendasikan oleh CDC.


Usia 1 Tahun (12 Bulan)

  • Sosial & Emosional: anak mampu bermain bersama orang tua.
  • Komunikasi & Bahasa: anak mampu melambaikan “selamat tinggal”, memanggil orang tua “Ayah” dan “Bunda” atau sebutan lainnya, memahami kata “tidak”.
  • Kognitif: memasukkan benda dalam kontainer, mencari sesuatu yang orang tua sembunyikan.
  • Pergerakan atau Perkembangan fisik: anak mampu menarik tubuh untuk berdiri, berjalan sambil memegang furniture, minum dari gelas tanpa tutup (sambil orang tua pegangkan), mengambil sesuatu menggunakan jari telunjuk dan jempol.


Usia 2 Tahun

  • Sosial & Emosional: anak mampu meniru orang dewasa atau anak-anak lain, semangat saat bersama anak-anak lain, lebih mandiri.
  • Komunikasi & Bahasa: anak mampu berbicara kalimat pendek terdiri dari 2-4 kata, bisa menunjuk benda yang disebutkan, mengetahui bagian-bagian tubuh paling familiar, mengenali orang-orang yang paling familiar, mengulang kata yang ia dengar dan mengikuti instruksi sederhana.
  • Kognitif: anak mampu memegang suatu benda di satu tangan sambil menggunakan tangan lainnya, mampu menekan, memutar, dan menggeser tombol, bermain dengan lebih dari satu mainan dalam satu waktu.
  • Pergerakan atau Perkembangan Fisik: menendang bola, berlari, makan dengan sendok, menaiki beberapa anak tangga.


Usia 3 Tahun

  • Sosial & Emosional: anak mampu menenangkan diri setelah 10 menit ditinggal orang tuanya, bergabung bermain dengan teman-temannya.
  • Komunikasi & Bahasa: anak mampu bercakap-cakap dengan orang tua, bertanya menggunakan kata “apa”, “siapa”, “di mana” dan “mengapa”, mampu menyebutkan aksi yang dilakukan karakter dalam gambar atau buku cerita, menyebutkan nama ketika ditanya, dan bicara mampu dimengerti orang lain.
  • Kognitif: anak mampu menggambar lingkaran setelah orang tua mengajari caranya, anak menghindari memegang benda-benda panas saat orang tua memperingatkan
  • Pergerakan atau Perkembangan Fisik: anak mampu merangkai benda jadi satu (seperti makaroni atau manik-manik), memakai pakaian sendiri, menggunakan garpu.


Usia 4 Tahun

  • Sosial & Emosional: anak mampu bermain peran dalam teater (menjadi guru atau pahlawan, dsb), meminta izin bermain dengan temannya, menenangkan orang lain yang sedih, menghindari bahaya, suka jadi penolong, menyesuaikan sikapnya sesuai dengan tempat dia berada (di taman bermain, di perpustakaan, tempat ibadah, dsb).
  • Komunikasi & Bahasa: anak mampu mengucapkan kalimat lebih dari 4 kata, mengatakan kata dari lagu, cerita, dan sebagainya, bercerita setidaknya satu hal yang dilakukan dalam kesehariannya, menjawab pertanyaan sederhana seperti “apa gunanya krayon?”.
  • Kognitif: anak mampu menyebutkan warna dari sejumlah benda, mengungkapkan apa yang akan terjadi dalam cerita populer, menggambar orang dengan 3 atau lebih bagian tubuh.
  • Pergerakan atau Perkembangan Fisik: anak mampu menangkap bola pada mayoritas waktu, mengambil makanan dan menuang minum sendiri, membuka kancing, memegang krayon atau pensil di antara jari dan jempol (bukan digenggam).


Usia 5 Tahun

  • Sosial & Emosional: anak mampu mengikuti aturan dan bergantian saat bermain dengan teman, menyanyi, menari, dan akting, melakukan pekerjaan rumah sederhana (seperti membersihkan meja setelah makan).
  • Komunikasi & Bahasa: anak mampu menceritakan 2 kejadian atau lebih, menjawab pertanyaan sederhana setelah membaca buku atau mendengar cerita, melanjutkan percakapan lebih dari tiga timbal balik.
  • Kognitif: anak mampu menghitung sampai 10, menyebutkan angka antara 1-5 saat orang tua tunjuk, menggunakan kata berhubungan dengan waktu (seperti kemarin, besok, pagi, malam), menyimak 5-10 menit selama aktivitas, menulis huruf dalam namanya, menyebutkan huruf saat orang tua tunjuk

Usia 6-8 Tahun

Pada usia 5 tahun ke atas atau usia sekolah dasar, Si Kecil sudah belajar banyak hal. Anak dinilai mampu berpakaian sendiri, menangkap bola lebih mudah, hingga mengikat sepatu sendiri. Memulai sekolah juga memberi anak lebih banyak interaksi dengan dunia luar sehingga fisik, sosial, dan mental akan berkembang pesat pula. 

CDC menimbang usia ini jadi waktu tepat bagi anak untuk mengembangkan kepercayaan diri dalam berbagai aspek hidupnya.

  • Sosial & Emosional: anak mampu menunjukkan kemandirian dari orang tua dan keluarga, mulai memikirkan masa depannya, memahami posisinya di dunia, lebih memperhatikan pertemanan dan kerja sama, ingin diterima dan disukai teman-temannya
  • Berpikir & Belajar: anak menunjukkan perkembangan mental yang cepat, mampu mendeskripsikan perasaan dan pikirannya, serta pengalamannya, lebih peduli terhadap orang lain.


Semua milestones dalam berbagai aspek hidup anak tersebut perlu diperhatikan orang tua. Tentu untuk mencapainya, gizi sangat berperan penting untuk mendukung perkembangan dan pembelajaran anak. 

Oleh karena itu, Bunda perlu memberikan makanan dan minuman bergizi, dan dilengkapi dengan susu pertumbuhan yang tepat supaya asupan gizi Si Kecil terpenuhi dengan baik. 

Untuk susu pertumbuhan yang tepat, Bunda dapat mempercayakannya pada vidoran Xmart 1+, seperti 9 dari 10 Ibu Indonesia memilih susu vidoran Xmart karena gizinya yang lengkap. 

Susu vidoran Xmart dilengkapi dengan formula imunUp yang diperkaya Cod Liver Oil dan Tinggi DHA untuk mengoptimalkan kecerdasan Si Kecil. Cod Liver Oil merupakan minyak hati ikan Cod yang hidup di perairan laut dalam dan bebas kontaminasi sehingga memiliki kandungan DHA yang lebih tinggi dibandingkan minyak ikan biasa. Cod Liver Oil juga kaya vitamin A & D alami untuk kesehatan mata, pertumbuhan tulang dan gigi, serta daya tahan si kecil.

Selain itu, vidoran Xmart juga mengandung tinggi vitamin C, D3, E dan Zinc untuk menjaga daya tahan tubuh, Kalsium, Protein, dan Zat Besi untuk pertumbuhan anak, serta kaya Inulin 1000 mg yang berguna menjaga kesehatan pencernaan Si Kecil. 

Kandungan formula imunUp dalam susu vidoran Xmart dibedakan berdasarkan tahapan usianya. Bunda dapat memberikan susu vidoran Xmart 1+ untuk Si Kecil berusia 1-3 tahun, vidoran Xmart 3+ untuk usia 3-5 tahun, dan vidoran Xmart 5+ untuk usia 5 tahun ke atas.Yuk Bunda terus dukung tumbuh kembang si kecil dengan stimulasi dan asupan gizi yang tepat dari vidoran Xmart agar si kecil Siap Jadi Kuat dan Cerdas.


Sumber:

https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/milestones/index.html

https://www.unicef.org/parenting/child-development/your-toddlers-developmental-milestones-2-years