Nutrisi Ibu Hamil yang Membuat Bahagia

Nutrisi ibu hamil menjadi begitu penting, karena diet kehamilan yang sehat akan membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan janin. Ini juga yang pada akhirnya membuat Bunda dapat menjalani kehamilan dengan bahagia.

Memang tidak ada formula ajaib untuk nutrisi ibu hamil. Prinsip dasar makan sehat tetaplah sama dari dulu: menikmati makanan yang bervariasi, bergizi, dan seimbang. Namun Bun, tanpa mengecilkan peran nutrisi lainnya, ada beberapa nutrisi yang layak mendapat perhatian khusus selama kehamilan. Berikut  nutrisi yang menempati urutan teratas:

  1. Asam folat:  Mencegah cacat lahir

Bunda membutuhkan asam folat setiap hari sebelum kehamilan dan selama kehamilan untuk membantu mencegah beberapa kelainan pada janin, seperti kelainan spina bifida (kelainan pada saraf tulang belakang) dan anenchephal (suatu gangguan pertumbuhan otak). Asam folat juga dipercaya dapat mencegah terjadinya bibir sumbing dan kelainan jantung pada bayi serta mencegah keguguran yang terjadi di awal kehamilan.

Sekitar tiga bulan saat Bunda merencanakan kehamilan, Bunda sudah membutuhkan sekitar 400 mikrogram asam folat setiap harinya. Pada masa kehamilan, kebutuhan asam folat meningkat menjadi 600 mikrogram. Bunda dapat mendapatkan asam folat dari berbagai makanan, seperti sayuran berdaun hijau, buah jeruk, kacang polong, dsb.

Namun mungkin sulit untuk mendapatkan jumlah asam folat yang direkomendasikan dari makanan saja. Untuk alasan ini, Bunda dapat mengonsumsi susu vidoran Ibunda. Susu vidoran Ibunda mengandung asam folat yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pembelahan sel serta memelihara tumbuh kembang janin.

Minumlah susu vidoran Ibunda setiap hari begitu Bunda merencanakan kehamilan dan lanjutkan selama kehamilan. Kebiasaan baik ini dapat membantu memastikan Bunda mendapatkan nutrisi ibu hamil yang penting ini.

  1. Kalsium:  Memperkuat tulang dan gigi

Pada masa kehamilan, kalsium bermanfaat untuk membentuk tulang dan gigi janin. Ibu hamil juga membutuhkan kalsium demi mempertahankan kepadatan tulangnya.

Jika Bunda tidak mendapatkan cukup kalsium dalam makanan saat sedang hamil, janin akan menyerap kalsium dari tulang Bunda sehingga dapat mengganggu kesehatan Bunda di kemudian hari. Masih banyak lagi manfaat kalsium, seperti membantu sistem sirkulasi otot dan saraf agar berjalan normal. Kalsium juga menurunkan risiko tekanan darah tinggi pada ibu hamil.

Semua wanita berusia 18 tahun ke atas, termasuk ibu hamil, harus mendapatkan 1.300 mg kalsium setiap hari. Beberapa makanan sumber kalsium adalah brokoli, bayam, tahu, keju, ikan sarden, dsb.

Sayangnya, kebanyakan ibu hamil  tidak mendapatkan cukup asupan mineral penting ini. Untuk menyiasati hal ini, Bunda dapat minum susu vidoran Ibunda karena susu adalah sumber kalsium terbaik.

  1. Zat Besi: Mencegah anemia defisiensi besi

Tubuh menggunakan zat besi untuk membuat hemoglobin (protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke jaringan tubuh). Selama kehamilan, Bunda perlu menggandakan jumlah zat besi sebab tubuh membutuhkan zat besi ini untuk membuat lebih banyak darah demi memasok oksigen ke janin.

Jika Bunda tidak memiliki persediaan zat besi yang cukup atau mendapatkan cukup zat besi selama kehamilan, Bunda bisa mengalami anemia defisiensi besi. Bunda jadi cepat merasa lelah. Anemia defisiensi besi yang parah selama kehamilan juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat lahir rendah,  serta Bunda bisa terkena risiko depresi pascamelahirkan.

Berapa banyak zat besi yang Bunda butuhkan?  Sekitar 27 miligram sehari. Bunda bisa mendapatkannya dari berbagai makanan sumber zat besi seperti daging merah tanpa lemak, unggas, ikan, sereal yang diperkaya dengan zat besi, dsb. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan suplemen zat besi bagi Bunda.

  1. Vitamin D:  Meningkatkan kekuatan tulang

Bunda tentu bertanya-tanya mengapa vitamin D penting selama kehamilan?  Ternyata Bun, bekerja sama dengan kalsium, vitamin D akan membantu memperkuat tulang dan gigi janin. Vitamin D  juga penting untuk kulit dan penglihatan yang sehat.

Semua wanita, termasuk ibu hamil, membutuhkan 600 unit vitamin D setiap hari. Sumber vitamin D yang baik tentu sinar matahari sebelum pukul 8 pagi. Sementara dari makanan ikan berlemak seperti salmon amat disarankan. Susu yang diperkaya dengan vitamin D, seperti susu vidoran Ibunda, juga merupakan pilihan yang baik.

  1. Protein: Mengoptimalkan pertumbuhan

Protein sangat penting untuk pertumbuhan janin selama kehamilan. Sebagai zat pembangun, protein berperan dalam memperbaiki jaringan tubuh pada janin seperti otot, tulang, mata kulit, jantung dan hati. Protein juga membantu pembentukan darah, cairan ketuban dan sel-sel janin agar sempurna, serta berguna dalam pertumbuhan jaringan dan plasenta bahkan otak.

Ibu hamil membutuhkan 60 gram protein setiap hari. Beberapa makanan sumber protein adalah daging tanpa lemak, unggas, ikan, dan telur. Pilihan lain termasuk kacang-kacangan, biji-bijian dan produk kedelai.  

Susu vidoran Ibunda dengan rasa kacang hijau juga merupakan salah satu sumber protein nabati yang sangat tinggi. Selain itu, karbohidrat kompleks yang terdapat pada kacang hijau memberikan kekuatan pada ibu hamil agar tidak mudah lelah.

  1. Sumber makanan penting lainnya

Ada beberapa sumber makanan penting lainnya, salah satunya sumber makanan yang bermanfaat untuk pertumbuhan otak janin, yakni yang terdapat pada cod liver oil yang mengandung lemak esensial Omega 3 (DHA & EPA). Susu vidoran Ibunda hadir dengan kandungan cod liver oil yang dibutuhkan.

Nah, siap memenuhi nutrisi ibu hamil yang akan membuat Bunda bahagia?